BeritaHadist

Karakteristik Masyarakat Islam dan Bagaimana Mewujudkannya

TABLIGH.ID,JAKARTA–Sebagai gerakan amar ma’ruf nahi munkar, Muhammadiyah menetapkan visinya, yakni terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Visi ini bisa dilihat pada pasal 6, bab 3, Anggaran Dasar Muhammadiyah. Risman Muchtar menyampaikannya pada Kaian Ahad Pagi (10/10).

Menurut Risman, berdasarkan visi tersebut, maka jelas bahwa misi Muhammadiyah adalah menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam. Risman mengatakan, “Jadi semua amal usaha Muhammadiyah, baik di bidang tabligh, bidang ekonomi, bidang kesehatan, maupun sosial, semua itu merupakan upaya untuk mewujudkan visi kita.”

“Visi atau tujuan itu harus kita kenali karakteristiknya.” Ia melanjutkan, “Kalau kita tidak mengenali tujuan dari perjalanan kita, bagaimana kita akan sampai? Maka dari itu, kita perlu mentadaburi masyarakat Islam seperti apa yang ingin diwujudkan oleh Muhammadiyah.” Ujar Wakil Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah itu.

Karakteristik masyarakat Islam ini, menurut Risman, telah termaktub dalam Al-Qur’an Surat Ali Imran ayat 110 yang terjemahannya: Kalian adalah umat terbaik yang dikeluarkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah Swt. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka. Di antara mereka ada yang beriman, namun kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik.

“Beriman, melakukan amar ma’ruf dan melakukan nahi munkar.” Menurut Risman, ketiga hal inilah yang menjadi karakter masyarakat Islam. ketiganya harus dilakukan secara simultan, tidak boleh memilih salah satu saja.

Selain itu, Risaman menambahkan, “karakteristik masyarakat Islam yang sebenar-benarnya, secara umum, adalah masyarakat yang serba unggul, maju dalam kebudayaan dan peradaban, ruhani (spritualitas), pengetahuan (iptek), kekuasaan (politik), normatif berperilaku (hukum), dan kemasyarakatan (budaya).” “Ada pula karakteristik khusus masyarakat Islam, yakni musyawarah, keadilan, ukhuwah Islamiyah, dan toleransi.” Tambahnya.

Meskipun poin-poin yang menunjukkan karakteristik masyarakat Islam dalam anggaran dasarnya, Risman mengatakan, “ketika kita berusaha untuk menelusurinya, maka masyarakat Islam dalam perspektif Muhammadiyah meliputi: beraqidah tauhid, hidup bermasyarakat, melaksanakan syari’at Islam, memiliki komitmen jihad, dan mengikuti langkah Rasulullah SAW.” [Fhm]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker