Beritadefault

Pesan Rasulullah SAW, Penjamin Keimanan Seseorang Itu Ada di Sebelah Kita

TABLIGH.ID,YOGYAKARTA — Manusia sejak belum terlahir hingga setelah meninggal, pasti membutuhkan kehadiran orang lain. Sangat tidak tepat bila seseorang memiliki sifat egois, mementingkan diri sendiri. Dalam posisi seperti inilah arti penting tetangga sebagai orang yang dekat dengan kita.

Karena itu Wakil Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah Anhar Anshori menyebut bahwa sebagai orang beriman diharapkan untuk selalu berbuat baik kepada tetangga.

“Jadi iman dan tetangga memiliki korelasi yang tidak bisa kita pisahkan, iman dan tetangga bisa menjadi pemisah artianya kalau tidak baik dengan tetangga maka imannya tidak sempurna,” jelasnya dalam pengajian Rutin Ba’da Maghrib Masjid Islamic Center UAD (23/12).

Membawakan Hadist Rasulullah yang di riwayatkan Bukhari, Anhar Anshori menjelaskan “Demi Allah, tidak beriman. Demi Allah, tidak beriman. Demi Allah, tidak beriman. “Sahabat bertanya, “Siapa wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Yang tetangganya tidak aman dari keburukannya”.

Rasulullah mengingatkan bahwa keimanan seseorang menjadi tidak sempurna, apabila dia tidak mampu menahan keburukannya, sehingga tetangganya merasa tertanggu dan tidak aman. Sebagai seorang beriman, kita harus berusaha untuk tidak berlaku buruk yang membuat tetangga tidak nyaman dan kurang aman.

“Pemaknaanya adalah aman dalam makna yang luas bisa aman dalam konteks batin, keadaan, ketenangan, bisa tidak aman sosial, ekonomi masuk disana,” imbuhnya.

Karena itu, Anhar berpesan agar setiap muslim terutama warga Muhammadiyah agar selalu berbuat baik kepada tetangga dan selalu menjaga agar tetangga merasa aman dari berbagai keburukan.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker