Pemikiran Islam

Kritik Terhadap Konsep HAM Versi Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB

Fathurrahman Kamal

Beberapa pekan terakhir masyarakat muslim di Republik ini mengalami “turbulensi” sosial, sekaligus teologis terkait maraknya propaganda LGBT (lesbian, gay, biseksual dan transgender) mengenai hubungan sesama jenis dan liberalisasi moral generasi muda, bahkan di tingkat pendidikan tinggi pada lembaga yang “bersyahadat”. Tentu saja, sebagai gejala psikologis yang terukur, terlepas dari penyimpangannya yang kasat mata, kita berempati dan berusaha menawarkan solusi alternatif, bahkan advokasi sekalipun.

Namun demikian, propaganda yang sedemikian massif dan terstruktur, bahkan mengatasnamakan kebebasan mimbar akademik, propaganda LGBT sudah menembus batas-batas kewajaran ilmiah, dan pada tataran tertentu ia lebih merepresentasikan ideologi dan agenda politik tertentu yang mempunyai hajat dan orientasi jauh ke depan di negeri muslim terbesar ini. Apalagi selain merusak generasi bangsa yang saat ini rata-rata berusia sangat belia : 15-20-an tahun; di mana nanti pada tahun 2035-2040 mereka akan menjadi orang tua, bahkan tokoh-tokoh besar, pigur publik, justeru pada saat bangsa ini menikmati apa yang disebut sebagai bonus demografis. Dapat dibayangkan warna Republik ini 20-30 tahun mendatang, jika penyimpangan ini tak segera ditangani. Nah, salahsatu permasalahan mendasar dalam wacana hubungan sejenis ialah pembenarannya dengan “mantra” HAM (Hak Asasi Manusia) yang bersumber pada Deklarasi Universal HAM Persyarikatan Bangsa-Bangsa yang disahkan pada Rapat Umum PBB, 10 Desember 1948. Dokumen ini memiliki dasar-dasar filosofis yang sekuler, yang tak terpisahkan dari nilai-nilai humanisme, individualisme dan liberalisme era modern Barat.

 

Selengkapnya silahkan klik DOWNLOAD 

 

https://m.facebook.com/public/Majelis-Tabligh-Muhammadiyah        IG: Majelis

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker